Jumat, 16 Oktober 2026

PSMS Medan vs Semen Padang: Misi Bangkit, Rizdjar Absen

Muchlis - Jumat, 16 Oktober 2026 16:30 WIB
PSMS Medan vs Semen Padang: Misi Bangkit, Rizdjar Absen
PSMS Medan membidik tiga poin saat menghadapi Semen Padang pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Topikseru.com - PSMS Medan membawa misi menebus hasil mengecewakan saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (17/10/2026). Tambahan tiga poin menjadi target utama Ayam Kinantan untuk menjaga momentum persaingan, sekaligus membuktikan bahwa kekalahan dari PSPS Pekanbaru pekan lalu tidak menggoyahkan mental tim.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, itu menjadi kesempatan bagi PSMS untuk merespons hasil negatif dengan performa yang lebih solid.

Pelatih Eko Purdjianto menilai persiapan tim berjalan baik dan para pemain berada dalam kondisi siap bertanding. Namun, PSMS tidak bisa menganggap laga ini sebagai misi yang mudah.

Baca Juga:

Semen Padang memiliki pemain berpengalaman di kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Selain harus mengantisipasi kekuatan lawan, Eko juga perlu mencari solusi di lini belakang setelah bek Rizdjar Nurviat dipastikan absen akibat kartu merah.

PSMS Medan Ingin Mengubah Kekalahan Jadi Motivasi

PSMS bertolak ke Bekasi pada Jumat (16/10/2026) dengan harapan membawa pulang hasil maksimal. Eko menyebut timnya telah menjalani persiapan dengan baik dan berharap rencana permainan yang disusun selama latihan dapat diterapkan di pertandingan.

"Persiapan tim sangat bagus untuk pertandingan besok melawan Semen Padang dan semua pemain dalam kondisi bagus. Kami berharap pertandingan berjalan lancar, kami bisa bermain baik, dan mendapatkan hasil yang baik," kata Eko.

Bagi PSMS, pertandingan ini bukan sekadar kesempatan menambah poin. Laga tersebut juga menjadi ujian mental setelah mereka gagal mendapatkan hasil yang diharapkan saat berhadapan dengan PSPS Pekanbaru.

Eko ingin anak asuhnya menjadikan kekalahan itu sebagai dorongan untuk tampil lebih baik, bukan beban yang mengganggu konsentrasi. Respons di lapangan akan menjadi penentu apakah PSMS mampu bangkit ketika menghadapi lawan yang juga membutuhkan performa terbaik.

"Kami tetap berjuang untuk pertandingan besok. Hasil yang kurang bagus kemarin menjadi motivasi lebih bagi kami untuk mendapatkan poin di kandang Semen Padang," ujarnya.

Semen Padang Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Tim pelatih PSMS telah mempelajari permainan Semen Padang sebelum pertandingan. Analisis tersebut dilakukan untuk mengenali kelebihan dan kelemahan Kabau Sirah, sehingga PSMS dapat menyiapkan pendekatan yang sesuai.

Eko menilai kualitas skuad Semen Padang membuat timnya harus tetap waspada. Pengalaman para pemain lawan di Liga 1 dan Liga 2 menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan.

"Sebelumnya kami sudah menganalisis pertandingan tim lawan. Kami cukup mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka. Semua pemain Semen Padang berkualitas dan berpengalaman di Liga 1 maupun Liga 2. Karena itu, kami harus waspada, tetapi tetap fokus kepada tim sendiri," kata Eko.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa PSMS tidak ingin terlalu terpaku pada kekuatan lawan. Analisis pertandingan menjadi modal awal, tetapi pelaksanaan strategi dan konsistensi permainan tetap akan menentukan hasil akhir.

PSMS perlu menjaga kedisiplinan, mengurangi kesalahan yang berisiko, dan memanfaatkan peluang ketika kesempatan mencetak gol datang. Dalam pertandingan yang menuntut respons cepat setelah kekalahan, efektivitas dapat menjadi pembeda.

Absennya Rizdjar Nurviat Jadi Pekerjaan Rumah Eko

Salah satu tantangan PSMS menjelang laga ini adalah absennya Rizdjar Nurviat. Bek tersebut tidak dapat dimainkan setelah menerima kartu merah dalam pertandingan melawan PSPS Pekanbaru.

Kehilangan Rizdjar membuat Eko harus menentukan susunan pertahanan alternatif. Pergantian pemain di sektor belakang bukan hanya menyangkut siapa yang tampil, tetapi juga bagaimana koordinasi antarpemain tetap terjaga ketika menghadapi tekanan Semen Padang.

Eko memastikan para pemain lain berada dalam kondisi siap. Dari 31 pemain yang tersedia, tim pelatih akan memilih nama-nama yang dinilai paling siap menjalankan kebutuhan taktik untuk pertandingan tersebut.

"Pemain PSMS semuanya siap. Kami memiliki 31 pemain, tetapi tentu tidak semuanya dimainkan. Kami akan menurunkan pemain yang paling siap. Rizdjar Nurviat tidak bisa bermain, sedangkan pemain lainnya kami persiapkan untuk pertandingan ini," ujarnya.

Kedalaman skuad akan diuji dalam situasi ini. Pemain yang mendapat kesempatan menggantikan Rizdjar harus mampu menjaga fokus dan membangun komunikasi dengan rekan setimnya agar absennya sang bek tidak menjadi celah yang bisa dimanfaatkan lawan.

Laga Penentu Respons PSMS di Pegadaian Championship

Pertandingan melawan Semen Padang menjadi ujian penting bagi PSMS untuk menunjukkan respons setelah kekalahan sebelumnya. Persiapan yang dinilai baik oleh tim pelatih harus diterjemahkan menjadi permainan efektif selama 90 menit.

Di sisi lain, Semen Padang tetap memiliki kualitas dan pengalaman yang membuat laga ini berpotensi berlangsung ketat. PSMS harus mampu menjaga keseimbangan antara bermain disiplin dan mencari peluang untuk mencetak gol.

Target tiga poin telah ditegaskan Eko. Kini, tantangan bagi Ayam Kinantan adalah membuktikan kesiapan tersebut di lapangan, mengatasi absennya Rizdjar Nurviat, dan pulang dari pertandingan dengan hasil yang sesuai harapan.

Bagi PSMS, kebangkitan tidak cukup hanya disampaikan sebagai target. Jawabannya harus terlihat dari cara tim mengelola tekanan, menjalankan strategi, dan memaksimalkan peluang saat menghadapi Semen Padang.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
PSMS Medan Tumbang 1-2 dari PSPS Pekanbaru, Kartu Merah Rizdjar Jadi Titik Balik
PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru: Misi Kemenangan Keempat Ayam Kinantan
Hasil Drawing League Cup 2026/2027, PSMS Medan di Grup A Bersiap Lawan Persija
PSMS Menang Telak 4-0 atas Persikad, Kadispora Sumut Ajak Masyarakat Terus Dukung Ayam Kinantan
PSMS Medan Hajar Persikad 4-0, Javier Siverio Hattrick dan Rebut Puncak
PSMS Medan vs Persikad Depok: Duel Rebut Puncak Klasemen Grup A