Rabu, 23 September 2026

Cuaca Ekstrem Terjang Medan, 357 KK dan 1.189 Jiwa Terdampak

Muchlis - Minggu, 23 Agustus 2026 21:10 WIB
Cuaca Ekstrem Terjang Medan, 357 KK dan 1.189 Jiwa Terdampak
cuaca ekstrem Medan
Topikseru.com, Medan - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, berdampak terhadap 357 kepala keluarga (KK) atau 1.189 jiwa. Ratusan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah. Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat, bencana yang terjadi pada Selasa (18/8/2026) tersebut melanda 18 kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan. Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan dampak cuaca ekstrem tersebut telah didata oleh petugas di lapangan. "Berdasarkan laporan 1.189 jiwa dari 357 kepala keluarga terdampak," ujar Sri Wahyuni.

316 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem

Selain berdampak terhadap warga, cuaca ekstrem di Medan juga menyebabkan kerusakan pada bangunan. Pusdalops PB Sumut mencatat sedikitnya 316 unit rumah mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang. Kerusakan tersebut tersebar di sejumlah wilayah yang terdampak. Pemerintah daerah bersama unsur terkait kemudian melakukan penanganan di lokasi bencana. Tak hanya rumah warga, beberapa fasilitas umum juga ikut terdampak. BPBD Sumut mencatat terdapat tiga fasilitas umum yang mengalami kerusakan, terdiri dari dua tempat ibadah dan satu sekolah.

Nihil Korban Jiwa, Data Pengungsi Masih Pendataan

Di tengah kerusakan yang terjadi, BPBD Sumatera Utara memastikan hingga laporan tersebut diterima belum terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka akibat bencana cuaca ekstrem Medan. "Korban luka maupun korban meninggal dunia, berdasarkan laporan Pusdalops Sumut tercatat nihil. Untuk pengungsi, tengah dilakukan pendataan," kata Sri Wahyuni. Pendataan terhadap warga yang kemungkinan membutuhkan tempat pengungsian masih dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat secara lebih menyeluruh. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

Pemerintah Lakukan Penanganan

Pemerintah Kota Medan bersama pemangku kebijakan terkait telah melakukan langkah penanganan setelah kejadian. BPBD Sumut juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam upaya penanganan dampak cuaca ekstrem di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Kota Medan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta kerusakan yang ditimbulkan dapat ditangani sesuai kebutuhan di lapangan. "Sudah dilakukan upaya penanganan pemerintah kota setempat," ujar Sri Wahyuni.

Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada

Peristiwa tersebut menjadi perhatian mengingat hujan deras yang disertai angin kencang dapat memicu berbagai dampak, mulai dari kerusakan rumah hingga gangguan terhadap fasilitas umum. Dengan pendataan yang masih berlangsung, pemerintah diharapkan dapat segera memetakan kebutuhan warga yang terdampak. Untuk sementara, data Pusdalops PB Sumut mencatat 357 KK atau 1.189 jiwa terdampak, 316 rumah rusak, serta tiga fasilitas umum mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang menerjang Kota Medan. Tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian tersebut, sementara data mengenai pengungsi masih dalam proses pendataan.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak
PSMS Medan Menggila di Kandang, Persiku Kudus Dihantam 6-0
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter