Kamis, 24 September 2026

Pembunuh 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi dari Video Call: Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya

Muchlis - Sabtu, 12 September 2026 17:57 WIB
Pembunuh 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi dari Video Call: Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya
Anggota Satgas Damai Cartenz saat berjaga dan mengamankan lokasi wilayah Papua Pegunungan.
Topikseru.com - Pengusutan aksi berdarah di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menemui titik terang. Kepolisian berhasil mengantongi identitas dua milisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menjadi dalang di balik tewasnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Kedua eksekutor tersebut teridentifikasi berinisial PN dan KT. Uniknya, jejak kejahatan mereka terbongkar berkat rekaman video call (panggilan video) yang beredar luas di platform media sosial. Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengungkapkan bahwa kedua pelaku sempat melakukan panggilan video ke pihak keluarga salah satu korban usai melancarkan aksinya pada Rabu (9/9/2026). "Kedua anggota KKB itu terlihat dalam cuplikan video call yang beredar di media sosial dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," tegas Kombes Yusuf di Jayapura, Sabtu (12/9/2026).

Rekam Jejak Anak Buah Egianus Kogoya

Penetapan status DPO dan identifikasi fisik PN serta KT dilakukan setelah tim penyidik memadukan ciri-ciri wajah serta postur tubuh pelaku dengan pangkalan data intelijen kepolisian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua milisi ini bukanlah nama baru dalam peta aksi terorisme maritim dan darat di kawasan pegunungan. Keduanya dikonfirmasi terhimpun dalam struktur KKB Kodap III Ndugama di bawah komando komandan lapangan Egianus Kogoya. "Keduanya disandingkan dengan ciri-ciri fisik yang dimiliki pada kedua orang tersebut dan memang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan Ndugama," terang Yusuf.

Rentetan Kejahatan Lintas Kabupaten

Kasus penembakan ASN Jayawijaya oleh KKB ini hanyalah satu dari sekian deret aksi kriminal yang diotaki oleh PN dan KT. Catatan kepolisian membeberkan bahwa kedua pelaku merupakan sosok redivis kejahatan ekstrem di wilayah Papua Pegunungan. Sebelum peristiwa Muliama, PN dan KT terdeteksi terlibat dalam serangkaian aksi teror mencekam, antara lain: Penyanderaan Pilot Susi Air (7 Februari 2023): Terlibat langsung dalam aksi penyanderaan pilot asal Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga yang baru berhasil dibebaskan pada 21 September 2024. Penembakan Festival Budaya Lembah Baliem (8 Agustus 2026): Menjadi otak penembakan acak yang melukai dua warga sipil di tengah perhelatan festival budaya tahunan tersebut. Satgas Damai Cartenz menegaskan bakal terus memburu PN dan KT hingga ke basis persembunyian mereka demi menjamin keamanan warga sipil dan aparatur pemerintah di tanah Papua.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Jenazah Aris Sanda Korban OPM di Habema Diterbangkan ke Makassar
Pilot WN Amerika Korban Serangan OPM di Yahukimo Dievakuasi ke Timika
Karyawan PT Freeport Indonesia Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg Papua
Satgas Damai Cartenz Serahkan Anis ke Kejari Nabire
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Konara Enumbi, Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Puncak Jaya
11 Napi Lapas Nabire yang Kabur Anggota KKB, Serang Petugas dengan Parang