Selasa, 29 September 2026

Gempa Vulkanik Gunung Lokon Meningkat, Warga Diminta Jauhi Kawah Tompaluan

Muchlis - Minggu, 27 September 2026 01:26 WIB
Gempa Vulkanik Gunung Lokon Meningkat, Warga Diminta Jauhi Kawah Tompaluan
Kawah Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulut.

Radius 1,5 Kilometer dari Kawah Tompaluan Harus Dihindari

Pos PGA Lokon kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati pusat aktivitas Gunung Lokon.

Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Rekomendasi tersebut juga tercantum dalam laporan Badan Geologi terkait aktivitas Gunung Lokon.

Baca Juga:

Kawah Tompaluan merupakan pusat aktivitas vulkanik Gunung Lokon sehingga kawasan tersebut menjadi area yang harus dihindari selama rekomendasi keselamatan masih berlaku.

Jika Hujan Abu, Jangan Abaikan Masker dan Kacamata

Pos PGA Lokon juga memberikan panduan jika terjadi letusan atau hujan abu vulkanik.

Masyarakat yang berada di dalam rumah disarankan tetap berada di dalam rumah.

Sementara itu, apabila harus berada di luar ruangan ketika hujan abu terjadi, masyarakat dianjurkan menggunakan perlindungan untuk hidung dan mulut seperti masker, serta melindungi mata menggunakan kacamata.

Rekomendasi serupa juga tercantum dalam informasi Badan Geologi mengenai aktivitas Gunung Lokon.

Langkah perlindungan tersebut penting karena material abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan dan mata.

Gunung Lokon Pernah Naik ke Level Siaga

Aktivitas Gunung Lokon saat ini tidak dapat dilepaskan dari riwayat peningkatan kegempaan sebelumnya.

Pada 3 September 2025, Badan Geologi menaikkan status Gunung Lokon dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga mulai pukul 12.00 WITA setelah mendeteksi peningkatan aktivitas vulkanik. Saat itu tercatat 143 gempa vulkanik dangkal, 72 gempa embusan, 15 gempa vulkanik dalam, dan delapan gempa tektonik jauh.

Status tersebut kemudian diturunkan kembali menjadi Level II Waspada pada Oktober 2025 setelah dilakukan evaluasi terhadap perkembangan aktivitas Gunung Lokon.

Riwayat tersebut menjadi salah satu alasan pemantauan kegempaan Gunung Lokon tetap dilakukan secara berkelanjutan.

Warga Diminta Mengikuti Informasi Resmi

Dengan kondisi kegempaan yang masih berfluktuasi, masyarakat di sekitar Gunung Lokon diminta mengikuti informasi resmi dari Pos PGA dan Badan Geologi.

Warga juga diimbau tidak mendekati Kawah Tompaluan hanya karena aktivitas gunung terlihat tenang secara visual.

Data kegempaan menjadi salah satu parameter penting dalam memantau aktivitas gunung api.

Untuk saat ini, Gunung Lokon berstatus Level II Waspada, dengan rekomendasi utama berupa larangan beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Semeru Erupsi 6 Kali dalam Semalam, Letusan Tertinggi Capai 800 Meter