Televisi, sofa, perabot rumah tangga, springbed dan kulkas disebut sebagai barang pribadi milik Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban.
Sementara itu, temuan berupa bingkai foto Jimmy Masrin dijelaskan sebagai barang hasil razia keamanan.
Baca Juga:
Ditjenpas juga menyebut bangunan menyerupai penginapan dan kontainer di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai kantor operasional kegiatan penggemukan sapi serta wisma pegawai.
Adapun area yang disebut memiliki simulator golf menurut Ditjenpas sedang dipersiapkan menjadi loker.
Dengan adanya dua versi tersebut, pemeriksaan terhadap fasilitas mewah Lapas Cibinong masih berlangsung.
Dalam perkara tersebut, Jimmy dinyatakan terbukti menggunakan kontrak fiktif untuk mengajukan pembiayaan kepada LPEI. Kerugian negara dalam perkara tersebut disebut mencapai 22 juta dolar AS dan Rp 600 miliar.
Pada Desember 2025, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar 32,69 juta dolar AS subsider empat tahun penjara.
Putusan itu kemudian diperberat Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Maret 2026.
Hukuman Jimmy menjadi 10 tahun penjara, sedangkan denda tetap Rp 250 juta dengan subsider 90 hari penjara. Uang pengganti sebesar 32,69 juta dolar AS juga ditetapkan dengan subsider delapan tahun penjara.
Permohonan kasasi Jimmy kemudian ditolak Mahkamah Agung pada Juni 2026.
Ombudsman menyatakan akan melakukan kajian dan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penggunaan fasilitas tersebut serta kemungkinan adanya malaadministrasi.
Sementara itu, Ditjenpas juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah temuan Ombudsman.
Dengan demikian, konfirmasi Ombudsman mengenai keberadaan Jimmy Masrin di fasilitas tersebut belum dapat disamakan dengan kesimpulan final mengenai siapa yang berhak atau menggunakan setiap bangunan.
Yang telah terkonfirmasi adalah foto Jimmy Masrin ditemukan di salah satu fasilitas yang diperiksa Ombudsman. Adapun Ditjenpas menyatakan foto tersebut merupakan barang hasil razia keamanan.
Perbedaan keterangan inilah yang masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut.