Jumat, 25 September 2026

Bobby Nasution Tak Hadir, Sekber dan Sekda Sumut Teken Kesepakatan Kunjungi Sihaporas

Administrator - Senin, 10 November 2025 21:23 WIB
Bobby Nasution Tak Hadir, Sekber dan Sekda Sumut Teken Kesepakatan Kunjungi Sihaporas
Gerakan Oikumenis Sumatera Utara

Topikseru.com – Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara kembali turun ke jalan menuntut keadilan lingkungan.

Mereka mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution agar segera menghentikan operasional PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang dinilai merusak ekosistem hutan di wilayah adat Sihaporas, Kabupaten Simalungun.

Aksi digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kota Medan, pada Senin (10/11/2025). Massa berharap dapat bertemu langsung dengan Gubernur Bobby Nasution. Namun, keinginan itu tidak terpenuhi setelah Bobby tidak hadir di lokasi aksi.

Massa sempat menolak kehadiran Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, dan tetap bersikeras meminta kehadiran orang nomor satu di Sumatera Utara itu.

Tuntutan: Hentikan Operasional PT TPL

Ketua PW AMAN Tano Batak, Johntony Tarihoran, menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan gubernur segera menerbitkan surat rekomendasi untuk penghentian operasional PT TPL.

“Kami menargetkan supaya Gubernur menerbitkan surat rekomendasi untuk menghentikan operasional PT TPL,” ujar Johntony.

Pemprov Sumut dan Gerakan Oikumenis Capai Kesepakatan Sementara

Meski gagal bertemu Gubernur, perwakilan massa akhirnya ditemui oleh PJ Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap. Ia membacakan surat pernyataan yang telah disepakati bersama dengan Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis.

Dalam surat tersebut, Pemprov Sumut menyatakan akan menjadwalkan kunjungan ke lokasi terdampak di Sihaporas, serta menggelar pertemuan lanjutan dengan perwakilan massa usai kunjungan tersebut.

“Kami punya niat yang sama dan suasana kebatinan yang sama. Semoga niat ini dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Sulaiman.

Kekecewaan Massa Aksi

Namun, sebagian massa menilai janji tersebut tidak bisa dipercaya.

“Basi, jangan tipu-tipu!” teriak beberapa peserta aksi.

Aksi kemudian ditutup dengan tertib. Massa kembali ke titik kumpul di Lapangan Merdeka Medan sambil menyuarakan kekecewaan mereka terhadap respons pemerintah provinsi.

Sumber
:
Berita Terkait
Kejagung Tetapkan Dua Pegawai Pajak Tersangka Korupsi PT TPL, Kerugian Negara Ditaksir Rp 2 Triliun
Walhi Gugat PT TPL, Tuntut Pemulihan Bencana Ekologis Rp2,6 Triliun
PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) Usai Izin Dicabut, Saham Masih Disuspensi BEI
Negara Gugat PT Toba Pulp Lestari dan PT TBS, PN Medan Jadwalkan Sidang Perdana
Gubernur Sumut Tetap Bahas Penutupan Toba Pulp Lestari Meski Sudah Bantah Merusak Lingkungan
Diduga Penyebab Banjir Besar di Sumatera, PT Toba Pulp Lestari Tbk Angkat Bicara