Kamis, 01 Oktober 2026
Jaga Gerbang Laut Selat Malaka

Imigrasi Kualanamu Perkuat Barisan Lintas Instansi di Perairan Batu Bara

Agus Supratman - Kamis, 01 Oktober 2026 09:38 WIB
Imigrasi Kualanamu Perkuat Barisan Lintas Instansi di Perairan Batu Bara
Sumber: Humas Imigrasi Kualanamu
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu menghadiri Apel Bersama Operasi Gabungan Keimigrasian di Batu Bara, Senin (28/9/2026), untuk memperkuat pengawasan perairan Selat Malaka guna mencegah TPPO, TPPM, dan pelanggaran keimigrasian melalui patroli laut yang direncanakan berlangsung rutin.

Topikseru.com,Batu Bara–Di bibir Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu bersama berbagai unsur lintas instansi menegaskan komitmen menjaga kedaulatan wilayah.

Komitmen itu diwujudkan melalui Apel Bersama Operasi Gabungan Keimigrasian yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara di Lapangan Upacara PT Inalum, Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga:

Apel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam pengawasan wilayah perairan, dengan fokus mencegah potensi penyelundupan manusia, pelanggaran keimigrasian, dan pelanggaran perbatasan lainnya yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban wilayah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, Uray Avian, hadir langsung bersama jajarannya. Apel dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, dan diikuti jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Sumatera Utara.

Kehadiran seluruh UPT mencerminkan keseriusan jajaran Imigrasi dalam menjaga pintu-pintu masuk wilayah, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi di sepanjang garis pantai.

Pengawasan perairan tidak dapat dikerjakan oleh satu institusi saja. Apel ini turut diikuti unsur TNI Angkatan Laut, Kepolisian, Bea dan Cukai, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Badan Intelijen Daerah (BINDA), Kementerian Perhubungan, PT Pelindo, dan PT Inalum, serta unsur terkait lainnya. Perpaduan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, dan pelaku industri ini menjadi gambaran nyata kolaborasi yang dibutuhkan untuk menjaga wilayah pesisir. Sambutan disampaikan oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi.

Perairan Batu Bara memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Tingginya lalu lintas laut, keberadaan pelabuhan rakyat dan muara sungai, serta garis pantai yang tidak seluruhnya terjangkau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan.

Tanpa koordinasi yang solid, celah-celah tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur perlintasan ilegal. Karena itu, operasi gabungan ini diarahkan untuk mencegah dan mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), pelanggaran keimigrasian, serta pelanggaran perbatasan lainnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Uray Avian menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penguatan sinergi lintas instansi. "Kantor Imigrasi Kualanamu berkomitmen penuh dan mendukung penguatan koordinasi serta sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di wilayah Sumatera Utara. Terlebih dalam kegiatan operasi gabungan keimigrasian ini, kami ingin memperkuat pengawasan agar dapat mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia. Pengawasan wilayah perairan tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga kolaborasi bersama seluruh pihak menjadi kunci," ujarnya.

Usai apel, kekuatan gabungan langsung bergerak ke lapangan. Operasi gabungan dan patroli laut dilaksanakan menggunakan dua kapal Bea Cukai dengan sasaran pengawasan terhadap aktivitas orang dan barang di perairan Batu Bara. Transisi dari apel menuju patroli ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata di lapangan.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung rutin, sehingga ruang gerak pelaku kejahatan lintas batas semakin menyempit dan rasa aman bagi masyarakat pesisir semakin terjaga.

Sekaligus menjadi bagian dari komitmen jajaran Imigrasi Sumatera Utara dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta mewujudkan visi "Imigrasi untuk Rakyat" yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko. Dengan semangat tersebut, Imigrasi terus hadir menjaga gerbang negara, dari pos pemeriksaan hingga garis pantai yang berbatasan dengan laut lepas.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Imigrasi Kualanamu Lindungi PMI Sejak dari Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto Minta 15 Program Aksi Bawa Dampak Nyata, Bukan Sebatas Laporan
Keterangan Tak Sinkron, Imigrasi Kualanamu Tolak Masuk WN Pakistan
WNA Pembunuh Penyu Belimbing Raja Ampat Ditangkap di Bandara Makassar saat Hendak Kabur
Patroli Siber Imigrasi Ciduk 55 WN Tiongkok Ilegal di Proyek Data Center BSD
KPK Geledah Sejumlah Kantor Imigrasi, Dugaan Pemerasan WNA Disebut Belum Berhenti