Rabu, 21 Oktober 2026

Kemiskinan Masih Hantui Sumut, 1,11 Juta Warga Masuk Kategori Miskin

Rizky Aisyah - Rabu, 21 Oktober 2026 12:12 WIB
Kemiskinan Masih Hantui Sumut, 1,11 Juta Warga Masuk Kategori Miskin
Sumut Pos
BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara turun dari 1,14 juta jiwa pada Maret 2025 menjadi 1,11 juta jiwa pada Maret 2026. Persentase kemiskinan juga menurun dari 7,36 persen menjadi 7,10 persen. Meski mengalami penurunan, lebih dari satu juta warga Sumut masih tergolong miskin.

Topikseru.com - Persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan di Sumatera Utara. Meski jumlah penduduk miskin mengalami penurunan, lebih dari satu juta warga di provinsi ini masih hidup dengan pengeluaran di bawah garis kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat, jumlah penduduk miskin di Sumut mencapai sekitar 1,11 juta jiwa pada Maret 2026. Angka tersebut setara dengan 7,10 persen dari total penduduk.

Jumlah itu turun sekitar 17.700 jiwa dibandingkan September 2025, ketika penduduk miskin di Sumatera Utara tercatat sebanyak 1,128 juta jiwa dengan persentase kemiskinan 7,24 persen.

Baca Juga:

Data tersebut menunjukkan adanya perbaikan kondisi kemiskinan secara keseluruhan. Namun, persoalan berikutnya adalah bagaimana kondisi kemiskinan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Kota Medan Catat Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak di Sumut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara periode Maret 2025, Kota Medan menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Sumatera Utara, yakni sekitar 171.600 jiwa.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Langkat dengan sekitar 90.280 jiwa, disusul Kabupaten Deli Serdang sebanyak 77.700 jiwa.

Sementara itu, Kabupaten Simalungun mencatat sekitar 61.120 penduduk miskin, sedangkan Kabupaten Asahan memiliki sekitar 54.570 jiwa.

Berikut lima kabupaten/kota dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Sumatera Utara berdasarkan data Maret 2025:

1. Kota Medan: 171.600 jiwa

2. Kabupaten Langkat: 90.280 jiwa

3. Kabupaten Deli Serdang: 77.700 jiwa

4. Kabupaten Simalungun: 61.120 jiwa

5. Kabupaten Asahan: 54.570 jiwa

Perlu diketahui, angka tersebut menunjukkan jumlah penduduk miskin secara absolut, bukan persentase penduduk miskin dibandingkan total penduduk di masing-masing daerah.

Karena itu, daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak belum tentu memiliki tingkat kemiskinan tertinggi. Jumlah penduduk, karakteristik wilayah, dan persentase penduduk miskin merupakan indikator berbeda yang perlu diperhatikan saat membaca data kemiskinan.

Nias Barat Memiliki Persentase Kemiskinan Tertinggi

Jika dilihat berdasarkan persentase, hasilnya berbeda.

BPS mencatat Kabupaten Nias Barat memiliki persentase penduduk miskin sebesar 22,47 persen pada Maret 2025. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di antara kabupaten/kota di Sumatera Utara pada periode tersebut.

Kabupaten Nias Utara berada di urutan berikutnya dengan persentase kemiskinan 20,79 persen.

Sementara itu, Kabupaten Nias mencatat persentase kemiskinan 14,51 persen dan Kota Gunungsitoli sebesar 13,85 persen.

Data ini memperlihatkan bahwa wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak tidak selalu menjadi wilayah dengan proporsi penduduk miskin tertinggi.

Perbedaan tersebut penting diperhatikan ketika pemerintah menyusun kebijakan pengentasan kemiskinan. Jumlah warga yang membutuhkan bantuan dan besarnya proporsi penduduk miskin merupakan dua indikator berbeda yang sama-sama perlu dipertimbangkan.

Jumlah Penduduk Miskin Sumut Turun pada 2026

Dalam perkembangan terbaru, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara mencapai 1.110.370 jiwa atau 7,10 persen dari total penduduk pada Maret 2026.

Angka tersebut turun sekitar 17.700 jiwa dibandingkan September 2025, ketika jumlah penduduk miskin tercatat sekitar 1,128 juta jiwa dengan tingkat kemiskinan 7,24 persen.

Meski menunjukkan penurunan secara keseluruhan, angka kemiskinan tingkat provinsi tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan perubahan peringkat kabupaten/kota. Untuk mengetahui daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak pada 2026, diperlukan data kabupaten/kota untuk periode yang sama.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, tabel jumlah dan persentase penduduk miskin menurut kabupaten/kota periode Maret 2025 serta rilis kemiskinan Sumatera Utara Maret 2026.

Kemiskinan Masih Menjadi Tantangan Pembangunan Daerah

Data BPS memperlihatkan bahwa kemiskinan di Sumatera Utara perlu dilihat dari beberapa sisi, mulai dari jumlah penduduk miskin, persentase kemiskinan, hingga garis kemiskinan.

Kota Medan memiliki jumlah penduduk miskin terbesar berdasarkan data kabupaten/kota Maret 2025. Di sisi lain, Kabupaten Nias Barat mencatat proporsi penduduk miskin tertinggi pada periode yang sama.

Perbedaan karakteristik tersebut menunjukkan pentingnya kebijakan pengentasan kemiskinan yang mempertimbangkan kondisi setiap wilayah, termasuk kesempatan kerja, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Dikira Salju, Ternyata Mineral! Menguak Rahasia Bukit Putih di Pemandian Air Panas Sipoholon
Kota Mana yang Penduduknya Paling Padat? Ini Data BPS 2026 dan Tantangan Transportasinya
Waspada! 7 Modus Penipuan Digital yang Mengintai Jelang Akhir Tahun
Instagram Shadowban Bikin Konten Sepi? Ini 7 Cara Mengatasinya agar Jangkauan Kembali Normal
Saldo Rekening Berkurang Padahal Tidak Belanja? Periksa 7 Hal Ini
Udara Sumut Tergolong Baik hingga Sedang, BMKG Ingatkan Gelombang Laut Capai 2,5 Meter