Topikseru.com – Jerawat meradang merupakan salah satu jenis jerawat yang paling mengganggu karena biasanya terasa nyeri, kemerahan, dan dapat membengkak. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini berisiko meninggalkan bekas kehitaman hingga jaringan parut (bopeng) yang sulit dihilangkan.
Jerawat meradang terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak (sebum), sel kulit mati, dan kotoran. Sumbatan tersebut kemudian memicu pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes sehingga tubuh memberikan respons peradangan.
Akibatnya, muncul benjolan merah yang terasa sakit saat disentuh. Pada sebagian kasus, jerawat juga berisi nanah sehingga tampak seperti bintil putih atau kekuningan.
Meski banyak orang tergoda untuk memencetnya, kebiasaan tersebut justru dapat memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko infeksi maupun bekas luka permanen.
Beberapa faktor yang dapat memicu atau memperparah jerawat meradang antara lain:
Memahami penyebabnya akan membantu menentukan perawatan yang sesuai.
Retinoid topikal merupakan salah satu obat yang sering direkomendasikan dokter kulit untuk mengatasi jerawat.
Bahan aktif ini bekerja mempercepat pergantian sel kulit, membuka pori-pori yang tersumbat, sekaligus membantu mencegah munculnya komedo baru.
Namun, retinoid dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, gunakan tabir surya setiap pagi dan ikuti petunjuk dokter. Retinoid umumnya tidak dianjurkan untuk ibu hamil.
Apabila jerawat meradang dipicu infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik topikal maupun antibiotik oral.
Penggunaan antibiotik tidak boleh sembarangan karena pemakaian yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri. Oleh sebab itu, obat ini hanya digunakan sesuai anjuran tenaga medis.
Tea tree oil dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi sehingga cukup populer sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi jerawat.
Beberapa penelitian menunjukkan efektivitasnya mendekati benzoil peroksida dalam mengurangi jerawat ringan hingga sedang.
Meski demikian, lakukan uji tempel terlebih dahulu karena tea tree oil dapat memicu iritasi pada kulit sensitif.
Bakuchiol berasal dari tanaman Psoralea corylifolia dan semakin banyak digunakan dalam produk perawatan kulit.
Bahan ini memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang membantu mengurangi jerawat sekaligus memperbaiki tekstur kulit dengan risiko iritasi yang lebih rendah dibanding retinoid.
Bakuchiol sering menjadi pilihan bagi pemilik kulit sensitif. Meski demikian, ibu hamil tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan produk perawatan kulit baru.
Salicylic acid atau asam salisilat merupakan kandungan yang banyak ditemukan pada sabun wajah, toner, maupun serum anti jerawat.
Bahan ini bekerja mengangkat sel kulit mati, mengurangi minyak berlebih, dan membantu membersihkan pori-pori sehingga jerawat lebih cepat mereda.
Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan karena pemakaian berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi kering.
Zinc berperan dalam mengurangi produksi minyak serta membantu proses penyembuhan kulit.
Kandungan ini tersedia dalam bentuk suplemen maupun produk perawatan kulit.
Apabila mengonsumsi suplemen zinc, hindari penggunaan melebihi dosis harian yang dianjurkan karena dapat mengganggu penyerapan mineral lain.
Selama jerawat masih meradang, hindari beberapa kebiasaan berikut:
Perawatan yang terlalu agresif justru dapat memperparah iritasi.
Segera konsultasikan ke dokter kulit apabila:
Dokter dapat memberikan terapi lanjutan, seperti kombinasi obat resep, antibiotik, hingga suntikan kortikosteroid pada jerawat yang sangat meradang.
Selain mengobati, pencegahan juga penting agar jerawat tidak mudah muncul kembali.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, jerawat meradang umumnya dapat membaik tanpa meninggalkan bekas yang mengganggu.
Jerawat meradang ringan umumnya membaik dalam 1–2 minggu. Pada kasus yang lebih berat, penyembuhan dapat memerlukan waktu beberapa minggu hingga bulan, tergantung penyebab dan pengobatannya.
Kompres dingin dapat membantu mengurangi bengkak dan kemerahan sementara, tetapi tidak mengatasi penyebab utama jerawat.
Boleh, asalkan menggunakan produk yang lembut, nonkomedogenik, dan menghindari penggunaan terlalu banyak bahan aktif sekaligus.
Risikonya meningkat jika jerawat dipencet atau peradangannya berat. Penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi kemungkinan terbentuknya bekas luka.