Kamis, 24 September 2026

Gerindra Bantah Isu Awasi Gibran, Sebut Informasi Tidak Benar

Muchlis - Rabu, 24 Juni 2026 13:31 WIB
Gerindra Bantah Isu Awasi Gibran, Sebut Informasi Tidak Benar
Gerindra bantah isu Gibran
Topikseru.com, Jakarta - Fraksi Partai Gerindra DPR RI membantah isu yang beredar di media sosial terkait adanya rapat internal yang disebut membahas pengawasan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Haryadi menegaskan kabar tersebut tidak benar dan tidak pernah dibahas dalam agenda resmi fraksi. "Saya selalu hadir dalam rapat-rapat Fraksi Gerindra dan tidak pernah ada pembahasan maupun instruksi terkait hal tersebut," ujar Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Fokus Fraksi Gerindra pada Kondisi Ekonomi Masyarakat

Menurut Bambang, agenda utama yang justru dibahas dalam berbagai rapat internal adalah pengawasan terhadap kondisi ekonomi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota DPR. Fraksi Gerindra, kata dia, meminta seluruh kader di parlemen memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain itu, para anggota dewan juga diminta mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar berjalan efektif di lapangan. "Yang menjadi perhatian kami adalah ketersediaan pangan, harga sembako, dan kondisi masyarakat di daerah pemilihan," kata Bambang.

Bantah Isu Hubungan Prabowo dan Gibran Merenggang

Bambang juga menepis spekulasi yang mengaitkan isu tersebut dengan hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dia menegaskan hubungan keduanya tetap berjalan baik dalam menjalankan pemerintahan. Menurut dia, kabar mengenai pengawasan terhadap Gibran justru berpotensi memecah belah dan menciptakan persepsi keliru di ruang publik. "Gerindra tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Informasi itu tidak benar dan cenderung provokatif," ujarnya.

Gerindra Pertimbangkan Langkah Hukum

Atas beredarnya informasi yang dianggap tidak sesuai fakta, Partai Gerindra menyatakan akan mengambil langkah hukum. Bambang menyebut partainya tengah menyiapkan somasi terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan tudingan tanpa dasar. Meski demikian, ia menegaskan Gerindra tetap menghormati kebebasan pers dan penyampaian informasi kepada publik. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta.

Isu Politik di Media Sosial Jadi Sorotan

Belakangan, berbagai isu politik yang beredar di media sosial kerap memicu polemik dan spekulasi publik. Pernyataan Fraksi Gerindra ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap dinamika hubungan elite politik nasional pasca terbentuknya pemerintahan baru. Pengamat menilai klarifikasi terbuka dari partai politik penting dilakukan untuk mencegah berkembangnya informasi yang belum terverifikasi.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
MK Gelar Sidang Sengketa Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Gugat Penyetaraan Ijazah
Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara
Surya Paloh Peringatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Sumber Polemik Baru
Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN
Prabowo Perintahkan Kapolri
Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan