Topikseru.com - Pemerintah kembali membuka pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2025, dengan total formasi yang tersedia mencapai 3.252 kursi di berbagai kementerian dan lembaga negara.
Pendaftaran akan dimulai pada 29 Juni hingga 18 Juli 2025, dan seluruh tahapan akan dilaksanakan dengan sistem yang transparan serta berbasis Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kali ini kita akan membahas secara lengkap tentang cara membuat akun SSCASN, dokumen penting, dan tahapan seleksi yang harus dipahami oleh calon peserta.
Periode Pendaftaran:
29 Juni – 18 Juli 2025
Seleksi Administrasi:
29 Juni – 21 Juli 2025
Pengumuman: 22 – 24 Juli 2025
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD):
11 – 26 Agustus 2025
Pengumuman SKD: 27 – 31 Agustus 2025
Seleksi Lanjutan (Tertulis/Fisik/Wawancara):
15 – 16 September 2025
Pengumuman Kelulusan Akhir:
17 – 18 September 2025
Akun SSCASN adalah syarat utama bagi peserta untuk bisa mendaftar ke sekolah kedinasan pilihan. Berikut adalah langkah-langkah detail pembuatan akun SSCASN 2025:
Masuk ke laman resmi: https://dikdin.bkn.go.id
Akan muncul tampilan registrasi awal. Masukkan data sebagai berikut:
NIK (Nomor Induk Kependudukan)
Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
Nama Lengkap (sesuai KTP)
Tanggal Lahir (format DD-MM-YYYY)
Kabupaten/Kota sesuai KTP
Captcha
Klik “Lanjutkan” setelah semua data diisi.
Isi data-data penting seperti:
Alamat sesuai KTP
Tempat & Tanggal Lahir sesuai Ijazah
Jenis Kelamin
Email aktif
Password dan Konfirmasi Password
Pertanyaan dan Jawaban Pengaman (dua buah)
Captcha
Format: JPG
Ukuran: 120–200 KB
Background: Merah polos
Klik “Lanjutkan” untuk masuk ke tahap pengecekan data. Bila data sudah benar, klik “Proses Pendaftaran Akun”. Akun akan berhasil dibuat dan kartu informasi akun dapat dicetak.
Sebelum mendaftar, siapkan dokumen-dokumen berikut dalam bentuk digital dengan ukuran dan format sesuai ketentuan masing-masing instansi:
Kartu Keluarga (KK)
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Ijazah SMA/SMK/Sederajat
Rapor Semester 1–6
Pasfoto background merah
Sertifikat TOEFL/IELTS (jika diwajibkan)
Surat Keterangan Sehat, Bebas Narkoba, dan tidak buta warna (tergantung sekolah)
Surat Pernyataan atau Pakta Integritas
Pastikan dokumen yang diunggah jelas, tidak buram, dan sesuai dengan persyaratan.
Berikut adalah rincian jumlah formasi sekolah kedinasan 2025 berdasarkan kementerian/lembaga:
Dibawah Kementerian Dalam Negeri. Syarat tambahan: Sertifikat TOEFL/IELTS, tinggi badan min. 160 cm (pria) & 155 cm (wanita).
Dibawah Kementerian Keuangan. Seleksi sangat ketat, nilai rapor dan TKD menjadi kunci utama.
Dibawah BIN. Ada tahapan psikotes, wawancara, dan tes fisik yang ketat.
Dibawah Badan Siber dan Sandi Negara. Fokus pada teknologi informasi dan kriptografi.
Dibawah Badan Pusat Statistik. Wajib menguasai Matematika tingkat lanjut.
Meliputi berbagai jurusan seperti penerbangan, darat, laut, dan kereta api.
Dibawah BMKG. Fokus pada ilmu kebumian dan pemantauan iklim nasional.
Jangan menunggu hingga mendekati tenggat waktu. Dokumen harus di-scan dengan resolusi tinggi dan disimpan dalam folder terstruktur.
Setiap sekolah kedinasan punya syarat unik, mulai dari tinggi badan, nilai minimum rapor, hingga sertifikasi bahasa.
SKD terdiri dari 3 bagian: TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensi Umum), dan TKP (Tes Karakteristik Pribadi). Gunakan aplikasi latihan CAT agar familiar dengan sistem tes.
Beberapa sekolah mensyaratkan tes fisik dan psikologi. Mulai berlatih dari sekarang, terutama bagi pendaftar ke IPDN, STIN, atau STMKG.
Pendaftaran 100% GRATIS dan hanya dilakukan melalui situs resmi SSCASN. Jangan tertipu pihak yang menawarkan jasa jaminan lolos!
Portal Pendaftaran Resmi: https://dikdin.bkn.go.id
Info Resmi BKN: https://www.bkn.go.id
Laman SSCASN: https://sscasn.bkn.go.id
Kanal Resmi Masing-masing Instansi
Pendaftaran sekolah kedinasan 2025 adalah peluang emas bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk menjadi bagian dari aparatur negara. Dengan jumlah formasi terbatas dan persaingan ketat, penting untuk mempersiapkan seluruh dokumen, memahami alur pendaftaran SSCASN, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian seleksi. Pastikan semua proses dilakukan secara mandiri, jujur, dan mengikuti ketentuan resmi. (*)