Kamis, 24 September 2026

BNPB Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Dua Bibit Siklon Tropis di Samudra Hindia

Muchlis - Sabtu, 13 Desember 2025 11:03 WIB
BNPB Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Dua Bibit Siklon Tropis di Samudra Hindia
cuaca ekstrem Indonesia
Topikseru.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kemunculan dua bibit siklon tropis di wilayah Samudra Hindia yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di sejumlah daerah Indonesia. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bibit siklon tropis tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan, angin kencang, serta tinggi gelombang laut dalam beberapa hari ke depan. "Bibit Siklon Tropis 91S dan 93S berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia," ujar Abdul di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Dampak Bibit Siklon 91S di Wilayah Sumatera

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Bibit Siklon Tropis 91S terpantau berada di Samudra Hindia bagian barat Lampung. Dalam sepekan ke depan, sistem cuaca ini diperkirakan memicu hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Sumatera. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung. Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi, khususnya di kawasan pesisir barat Sumatera Barat dan Bengkulu.

Bibit Siklon 93S Picu Cuaca Ekstrem di Jawa hingga Indonesia Timur

Sementara itu, Abdul menjelaskan Bibit Siklon Tropis 93S diperkirakan berada di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba. Keberadaan sistem ini dapat membentuk daerah konvergensi memanjang yang berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Dampaknya, potensi angin kencang dan cuaca ekstrem diprediksi meluas ke sejumlah wilayah, antara lain:
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • DKI Jakarta
  • Nusa Tenggara Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku
Kondisi tersebut menurut perkiraan berlangsung hingga sepekan ke depan.

Risiko Bencana Hidrometeorologi Meningkat

BNPB menegaskan, dinamika atmosfer akibat dua bibit siklon tropis ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, serta kerusakan bangunan akibat angin kencang. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah agar:
  • Aktif memantau informasi cuaca dari BMKG dan BNPB
  • Memangkas pohon yang berpotensi tumbang
  • Memastikan kekuatan atap dan struktur bangunan
  • Menyiapkan tas siaga bencana untuk kondisi darurat
Langkah mitigasi dini dinilai penting guna meminimalkan dampak buruk cuaca ekstrem terhadap keselamatan masyarakat.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
BBMKG Medan Peringatkan Ancaman Ganda Hidrometeorologi dan Gempa di Sumut
KSP Buka Suara Soal Konspirasi Bencana HAARP Ulta Levenia: Sudah Bukan Tenaga Ahli Kami!