Kamis, 24 September 2026

Affan Kurniawan Tewas, Dankorbrimob Mohon Maaf

Muchlis - Jumat, 29 Agustus 2025 19:27 WIB
Affan Kurniawan Tewas, Dankorbrimob Mohon Maaf
Affan Kurniawan
Topikseru.com - Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri Komjen Imam Widodo menyampaikan permintaan maaf usai kendaraan taktis (rantis) yang dikemudikan tujuh personel Satbrimob Polda Metro Jaya diduga menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan hingga tewas. "Saya atas nama pribadi dan selaku Dankorbrimob, mohon maaf kepada keluarga almarhum dan seluruh rakyat serta masyarakat Indonesia," kata Imam dalam konferensi pers di Gedung Divisi Propam Polri, Jakarta, Jumat (29/8).

Belasungkawa untuk Affan Kurniawan

Imam menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang menjadi korban. "Semoga beliau diampuni segala dosanya dan mendapatkan surga dari Allah," ujarnya. Imam juga mendoakan keluarga korban diberi ketabahan. Dalam pernyataannya, jenderal bintang tiga itu menegaskan penanganan kasus sepenuhnya diserahkan kepada Divisi Propam Polri. "Untuk semua proses tentang anggota kami, kami serahkan kepada Divpropam Mabes Polri," katanya.

Kericuhan Usai Demonstrasi

Insiden ini bermula ketika aparat memukul mundur massa aksi di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis malam (28/8). Situasi ricuh meluas ke Palmerah hingga Pejompongan. Dalam kekacauan itu, sebuah rantis Brimob diduga melindas Affan yang tengah berusaha menyelamatkan diri. Video amatir yang beredar memperlihatkan massa mengejar dan memukuli kendaraan lapis baja tersebut, sebelum akhirnya rantis meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban.

Kapolri Turun Tangan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya juga sudah meminta maaf secara langsung kepada keluarga Affan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. "Kami menyampaikan belasungkawa dan juga minta maaf kepada keluarga almarhum terkait musibah yang terjadi," ujar Sigit, Jumat dini hari.

Polisi Dihadapkan pada Krisis Kepercayaan

Insiden maut ini menambah daftar panjang kontroversi penggunaan kekuatan berlebihan aparat dalam menangani aksi unjuk rasa. Publik kini menanti langkah tegas Polri: apakah permintaan maaf cukup, atau akan ada pertanggungjawaban hukum yang nyata terhadap tujuh personel Brimob yang terlibat.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Mahasiswa USU Geruduk Markas Polda Sumut: Bentangkan Spanduk
Kasus Rantis Brimob Tabrak Ojol: Komandan Batalyon hingga Sopir Terancam PTDH
Pengakuan Sopir Rantis Brimob yang Tabrak Affan Kurnaiwan: Jalanan Banyak Batu, Jadi Saya Hantam Saja
Cek Situasi di Mako Brimob Kwitang, Jenderal TNI Bintang 3 Ini Serap Aspirasi Massa Aksi
Gibran Jenguk Korban Luka Bentrok di RSCM dan RS Pelni, Kasus Rantis Brimob Terus Bergulir
MUI Kritik Cara Aparat Tangani Demonstrasi: Emosi Harus Ditahan, Lakukan Langkah Persuasif