Topikseru.com,
Medan - Warga Sumatera Utara diminta tidak lengah menghadapi perubahan cuaca dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah masih berpeluang diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Potensi hujan lebat di Sumatera Utara tersebut dapat muncul bersamaan dengan petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga malam hari.
Ketua Tim Meteorologi Early Warning System BMKG, Martha Rosefina, mengatakan kondisi atmosfer saat ini mendukung pembentukan awan konvektif di sejumlah wilayah Sumut.
Menurut Martha, salah satu pemicunya adalah adanya belokan dan konvergensi angin di sekitar Pantai Barat hingga lereng timur Sumatera Utara.
"Kondisi itu dapat meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumatera Utara," kata Martha dalam keterangan yang diterima di Medan, Senin (24/8/2026).
Mengapa Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi di Sumut?
BMKG menjelaskan terdapat sejumlah faktor atmosfer yang berkontribusi terhadap meningkatnya potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara.
Gelombang atmosfer aktif terpantau di pesisir timur Sumut. Di sisi lain, belokan angin juga terjadi di wilayah Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.
Pertemuan massa udara dari kondisi tersebut berlangsung dari kawasan pantai barat hingga lereng timur Sumatera Utara.
Situasi semakin mendukung pertumbuhan awan hujan karena suhu muka laut (SST) di sekitar wilayah tersebut masih relatif hangat. Kondisi itu meningkatkan suplai uap air ke atmosfer.
Faktor lainnya adalah menguatnya Monsun Australia.
Pada pagi hingga siang hari, kondisi cuaca cenderung cerah berawan sehingga suhu permukaan meningkat. Pemanasan permukaan atau solar heating kemudian dapat memicu ketidakstabilan atmosfer.
Ketika kondisi atmosfer semakin tidak stabil, pertumbuhan awan konvektif menjadi lebih mudah terjadi.
Hujan Bisa Disertai Petir dan Angin Kencang
BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dapat terjadi secara lokal pada siang hingga malam hari.
Cuaca tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
"Cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga sangat lebat," ujar Martha.
Karena karakter hujan bersifat lokal, kondisi cuaca antara satu wilayah dengan wilayah lainnya dapat berbeda. Masyarakat pun diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Medan dan Deli Serdang Masuk Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat
Potensi hujan sedang hingga sangat lebat di Sumut tidak hanya terjadi di wilayah pegunungan atau pantai.
Sejumlah wilayah perkotaan juga masuk dalam daftar daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Wilayah tersebut antara lain Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.
Potensi hujan juga mencakup Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Pematangsiantar dan Toba.
Sementara di kawasan Tapanuli dan Kepulauan Nias, BMKG turut memprakirakan potensi hujan di Samosir, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Gunungsitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara dan Nias Barat.
BMKG Minta Warga Tidak Abaikan Peringatan Cuaca
Dengan adanya potensi hujan lebat dan angin kencang, BMKG mengimbau masyarakat Sumatera Utara melakukan langkah antisipasi, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.
BMKG mengingatkan warga agar memantau informasi cuaca dari kanal resmi sehingga informasi yang diterima dapat dipastikan kebenarannya.
Kewaspadaan penting dilakukan mengingat hujan berintensitas tinggi dalam waktu singkat dapat memengaruhi aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan di sejumlah wilayah.
Dengan kondisi atmosfer yang masih mendukung pembentukan awan konvektif, potensi hujan lebat Sumatera Utara diperkirakan masih menjadi perhatian hingga sepekan mendatang.
Berita Terkait