Senin, 26 Oktober 2026

Bukan di India, Kawasan di Medan Ini Punya Kuil Bersejarah dan Kuliner Khas

Rizky Aisyah - Senin, 26 Oktober 2026 12:03 WIB
Bukan di India, Kawasan di Medan Ini Punya Kuil Bersejarah dan Kuliner Khas
Suara.com
Kota Medan punya kawasan unik bernama Kampung Madras atau Little India. Di sini, pengunjung bisa menemukan Kuil Shri Mariamman yang dibangun pada 1884 hingga aneka kuliner berbumbu rempah seperti roti cane, martabak India, dan nasi biryani. Kawasan ini menjadi salah satu tempat untuk mengenal jejak budaya India yang telah lama menjadi bagian dari keberagaman Kota Medan.

Topikseru.com -Kota Medan memiliki kawasan yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta wisata budaya dan kuliner. Namanya Kampung Madras atau yang dikenal sebagai Little India Medan. Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat jejak sejarah komunitas India, mengunjungi kuil bersejarah, hingga mencicipi makanan dengan aroma rempah yang khas.

Little India berada di kawasan Medan Polonia dan Medan Petisah. Keberadaan komunitas keturunan India, khususnya masyarakat Tamil, menjadi bagian dari perjalanan panjang terbentuknya identitas multikultural Kota Medan. Masyarakat India datang ke Sumatera Timur sejak masa kolonial, antara lain untuk bekerja di perkebunan. Seiring waktu, kawasan ini berkembang menjadi salah satu penanda keberagaman budaya di Medan.

Kuil Shri Mariamman, Jejak Sejarah Sejak 1884

Baca Juga:

Salah satu bangunan yang paling dikenal di kawasan Little India adalah Kuil Shri Mariamman di Jalan Teuku Umar, Petisah Tengah, Medan Petisah. Kuil Hindu ini dibangun pada 1884 oleh komunitas Tamil dan dikenal sebagai kuil Hindu tertua di Kota Medan. Bangunannya juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Daya tarik kuil terlihat dari gopuram, yaitu menara atau gerbang bertingkat yang menjadi ciri arsitektur kuil Hindu India Selatan. Bagian gerbang dan dindingnya dihiasi ornamen serta patung yang menggambarkan unsur keagamaan Hindu. Detail tersebut membuat bangunan ini menarik bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah dan arsitektur budaya India di Medan.

Kuil ini bukan sekadar bangunan bersejarah. Tempat tersebut masih digunakan sebagai lokasi ibadah umat Hindu dan menjadi bagian penting dalam kehidupan komunitas Tamil. Karena merupakan tempat suci, pengunjung sebaiknya menjaga ketenangan, berpakaian sopan, dan mengikuti aturan yang berlaku ketika masuk.

Pagaruyung, Tempat Berburu Kuliner India

Setelah melihat bangunan bersejarah, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati kuliner di kawasan Jalan KH Zainul Arifin, khususnya area kuliner Pagaruyung.

Kawasan ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner India di Medan. Berbagai makanan tersedia, mulai dari roti cane, roti jala dengan kuah kari, martabak khas India, hingga nasi biryani dan nasi samin. Pengunjung juga dapat menemukan makanan lokal yang sudah akrab di lidah masyarakat Medan.

Salah satu pilihan yang menarik adalah roti cane yang disantap bersama kuah kari. Perpaduan tekstur roti yang lembut dengan kuah berbumbu rempah memberikan pengalaman rasa yang berbeda dari roti atau camilan pada umumnya.

Ada pula martabak bergaya India yang biasa disajikan dengan kuah kari. Sementara itu, nasi biryani menawarkan nasi berbumbu yang umumnya diolah bersama rempah dan dapat disajikan dengan daging atau pelengkap lainnya.

Area kuliner Pagaruyung mulai ramai menjelang sore hingga malam hari. Pengunjung yang ingin mencoba beberapa menu sekaligus bisa datang bersama teman atau keluarga agar dapat berbagi hidangan.

Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Little India Medan tidak hanya menarik karena bangunan kuil dan pilihan makanannya. Kawasan ini juga memperlihatkan bagaimana berbagai kelompok masyarakat hidup berdampingan dan membentuk karakter kota.

Di sepanjang kawasan, pengunjung dapat menjumpai aktivitas perdagangan, toko, tempat makan, dan bangunan yang berkaitan dengan kehidupan komunitas India. Pengalaman berkunjung pun tidak harus terbatas pada satu lokasi. Wisatawan dapat berjalan menyusuri lingkungan sekitar, mengamati arsitektur, dan mengenal cerita di balik tempat-tempat yang dilewati.

Bagi pencinta fotografi, ornamen kuil dan gerbang Little India dapat menjadi objek menarik. Namun, pengambilan gambar di area ibadah sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan izin dan kenyamanan umat yang sedang beraktivitas.

Tips Berkunjung ke Little India Medan

Agar perjalanan lebih nyaman, pengunjung bisa datang pada sore hari untuk menggabungkan wisata kawasan dengan berburu kuliner malam. Sebelum berangkat, periksa kembali jam kunjungan kuil dan kondisi tempat makan yang ingin didatangi.

Pengunjung juga disarankan menyiapkan uang untuk membeli makanan, memperhatikan area parkir, serta tidak menghalangi aktivitas warga ketika mengambil foto. Jika ingin masuk ke tempat ibadah, ikuti petunjuk pengelola dan hormati kegiatan keagamaan yang sedang berlangsung.

Dengan perpaduan sejarah, arsitektur, dan kuliner, Little India menjadi salah satu pilihan untuk mengenal sisi lain Kota Medan. Kawasan ini menunjukkan bahwa wisata kota tidak selalu harus berupa taman atau tempat rekreasi besar. Jejak sejarah dan kehidupan sehari-hari masyarakat juga dapat menjadi pengalaman wisata yang menarik.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Kuliner Khas Medan yang Mulai Jarang Ditemukan, Masih Ingat Kuliner Ini?
5 Makanan Viral yang Bisa Dicoba di Medan pada 2026, dari Dubai Chewy Cookie hingga Matcha
Liburan ke Berastagi Belum Lengkap Tanpa Coba 9 Kuliner Khas Tanah Karo Ini
Bertahan Puluhan Tahun, Ini 7 Kuliner Legendaris Medan yang Tak Lekang oleh Zaman
Oedoek Seroe, Kuliner Nusantara dengan Konsep Berbeda Hadir di Medan
Lapar tapi Gak Mau Boros? Ini Daftar Rumah Makan Enak dan Murah di Medan