Rabu, 23 September 2026

Pelajar MAN 1 Deli Serdang Jadi Korban Penembakan di Tanjung Morawa, Jalani Dua Kali Operasi

Ameq - Sabtu, 06 Juni 2026 23:06 WIB
Pelajar MAN 1 Deli Serdang Jadi Korban Penembakan di Tanjung Morawa, Jalani Dua Kali Operasi
Pelajar MAN 1 Deli Serdang menjalani perawatan di RSU Haji Medan setelah menjalani operasi kedua akibat luka tembak.

Deli Serdang, Topikseru.com – Seorang pelajar berusia 16 tahun yang bersekolah di MAN 1 Deli Serdang menjadi korban penembakan di kawasan Jalan Sei Blumai, Kecamatan Tanjung Morawa. Akibat insiden tersebut, korban harus menjalani dua kali operasi karena proyektil bersarang di area dekat jantung dan paru-parunya.

Peristiwa yang dialami korban dibenarkan oleh tantenya yang berinisial AS. Ia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (3/5/2026) dini hari saat korban dalam perjalanan pulang dari rumah temannya.

Menurut AS, korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dihadang oleh dua pria yang tidak dikenal. Salah seorang pelaku menghentikan laju kendaraan korban, sementara seorang lainnya menodongkan senapan angin.

"Seorang pelaku menghadang sepeda motor korban, sedangkan pelaku lainnya menodongkan senapan angin ke arah korban," ujar AS kepada Topikseru.com, Sabtu (6/6/2026).

Korban sempat menanyakan alasan kedua pria tersebut menghentikannya. Namun, tanpa memberikan penjelasan, salah seorang pelaku langsung melepaskan tembakan saat korban berusaha melanjutkan perjalanan.

"Ketika korban hendak melaju, pelaku yang memegang senapan angin langsung menembak," katanya.

Akibat tembakan tersebut, korban terjatuh dan tergeletak bersimbah darah di depan sebuah ruko yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan memanggil ambulans. Keluarga korban kemudian mendapat kabar mengenai peristiwa tersebut.

"Warga sekitar langsung membantu dan memanggil ambulans. Kami awalnya tidak percaya ketika mendapat kabar itu. Saat ambulans tiba di rumah, barulah kami menyadari kejadian yang menimpa korban," tutur AS.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Drs. H. Amri Tambunan setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan awal di Rumah Sakit GL Tobing Tanjung Morawa. Namun, karena keterbatasan fasilitas medis, keluarga akhirnya memutuskan merujuk korban ke Rumah Sakit Murni Teguh Medan.

"Setelah mendapat penanganan awal, kami merujuk korban ke RS Murni Teguh agar mendapatkan tindakan medis yang lebih lengkap," jelasnya.

Di rumah sakit tersebut, korban menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di dalam tubuhnya.

AS mengungkapkan, korban menjalani perawatan selama 26 hari dengan biaya yang mencapai sekitar Rp150 juta.

"Untuk biaya pengobatan, kami terpaksa berutang ke sana-sini demi kesembuhan anak kami," ujarnya sambil menahan tangis.

Meski proyektil berhasil dikeluarkan, kondisi korban belum sepenuhnya pulih sehingga harus menjalani operasi kedua akibat gangguan pada paru-parunya.

"Sebenarnya operasi kedua bisa dilakukan di RS Murni Teguh, tetapi karena keterbatasan biaya, akhirnya dilakukan di Rumah Sakit Umum Haji Medan," kata AS.

Saat ini operasi kedua telah selesai dilaksanakan. Namun, kondisi korban masih dalam pemantauan tim medis.

"Operasi kedua sudah selesai, tetapi kondisi korban belum stabil karena paru-parunya masih memerlukan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Kasus penembakan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Deli Serdang. Keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

"Kami hanya ingin mendapatkan keadilan. Kami berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya," pinta AS.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polresta Deli Serdang, AKP Hendri Ginting, saat dikonfirmasi mengenai laporan tersebut mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita cek dahulu," singkat Hendri.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait laporan yang disampaikan keluarga korban.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Percut Sei Tuan Pecah! Kecamatan Percut Deli Disiapkan dan Lima Ranperda
Hantam 4 Rumah dan Sekolah di Sibolangit, Kecelakaan Beruntun Buat Geger Jalur Medan-Berastagi
Pengemudi Taksi Online Dibunuh demi Mobil, 2 Pelaku Ditangkap 8 Jam Usai Jasad Ditemukan
Siswa Deli Serdang Raih 4 Medali di Olimpiade Internasional Malaysia
Viral Cari Botol Bekas Saat HUT RI, Nenek Emi Didatangi PERMEDSU dan Dapat Bantuan
BRT Mebidang Gratis hingga Desember 2026, Ada 30 Bus Listrik dan 121 Halte