Senin, 19 Oktober 2026

Ditendang Trump, Begini Nasib Pemasok Senjata Canggih Amerika

Agus Supratman - Kamis, 07 Mei 2026 14:25 WIB
Ditendang Trump, Begini Nasib Pemasok Senjata Canggih Amerika
Trump
Topikseru.com, Jakarta - Ditendang pemerintahan Donald Trump ternyata tak membuat Anthropic kehilangan peluang bisnis. Mantan pemasok tool AI untuk militer AS tersebut justru makin unjuk gigi. Setelah menelurkan model AI Mythos yang menjadi sorotan bank-bank dunia, Anthropic baru-baru ini meneken kesepakatan dengan SpaceX milik Elon Musk. Kesepakatan itu memberikan Anthropic akses ke Colossus 1, superkomputer AI masif milik SpaceX. Hal ini menandai salah satu kolaborasi penting, di mana dua pemain AI kawakan bersatu untuk memantapkan posisi di perlombaan AI. Anthropic berencana menggunakan kekuatan komputasi tambahan dari SpaceX untuk menggenjot kapasitasnya melayani pelanggan tool Claude Pro dan Claude Max AI. Dikutip dari CNBC, Kamis (7/5/2026), Anthropic juga menunjukkan ketertarikan untuk bekerja bersama SpaceX dalam mengembangkan kapasitas komputasi AI orbital berskala besar, menurut keterangan SpaceX. Sebelumnya, Anthropic menjadi salah satu perusahaan teknologi yang mendapat kontrak jumbo dari Departemen Pertahanan/Perang AS (DoD). Namun, hubungan keduanya merenggang setelah Anthropic tegas menolak tool AI-nya digunakan untuk menciptakan senjata otonom atau memata-matai warga AS. Trump kemudian murka dan menyebut Anthropic sebagai perusahaan sayap kiri woke yang membahayakan nyawa warga AS. Bahkan, Pentagon memasukkan Anthropic ke dalam daftar risiko rantai pasok. Belakangan, hubungan Anthropic tampak melunak dengan pemerintahan AS setelah kedua pihak menggelar pertemuan. Trump juga menyebut menyukai orang-orang pintar, yang merujuk pada pendiri dan petinggi Anthropic. Namun, baru-baru ini pemerintah AS mengumumkan kontrak kerja sama baru dengan 7 raksasa teknologi untuk memasok AI bagi militer. Nama Anthropic tak termasuk di dalamnya.

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
Rupiah Anjlok ke Rp 17.753/US$, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Trump-Warsh
Taruhan KTT Xi-Trump: China Ancam Batal Temui AS akibat Senjata Taiwan
65 Miliar Barel Minyak Venezuela Jadi Rebutan, China Ingatkan AS
Harga Minyak Mentah Naik Dipicu Donald Trump Ancam akan Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terhadap Mitra Dagang Iran
Trump Ancam Oman Jika Ganggu Negosiasi Iran, Klaim Punya Jalur Langsung dengan IRGC