Jumat, 06 November 2026

Klarifikasi TNI AD Soal Insiden Maut di Tiro Pidie: 1 Meninggal, 13 Warga dan 6 Prajurit Luka

Muchlis - Kamis, 05 November 2026 14:03 WIB
Klarifikasi TNI AD Soal Insiden Maut di Tiro Pidie: 1 Meninggal, 13 Warga dan 6 Prajurit Luka
Seorang warga meninggal dunia dengan luka tembak dalam indisiden berdarah di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.

Topikseru.com - Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) akhirnya angkat bicara merespons kerusuhan berdarah yang meletus di Meunasah Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh. Pihak militer menegaskan bahwa aksi penembakan peluru karet dan tembakan peringatan dilepaskan setelah bentrokan massa tak terkendali dan mengancam keselamatan prajurit di lapangan.

Melalui keterangan tertulis resminya, Kamis (5/11/2026), Mabesad membeberkan kronologi bentrokan penertiban bendera di Pidie yang terjadi di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu (4/11/2026) lalu.

Penertiban penertiban Bendera Bulan Bintang tersebut dilakukan guna memitigasi eskalasi keamanan, mengingat adanya potensi pergerakan massa dalam ajang "Syiar Aceh Merdeka" di kawasan tetangga, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga:

"Aparat TNI dan Polri telah mengedepankan dialog persuasif dan humanis bersama panitia acara sebelum mengambil tindakan penertiban. Namun, negosiasi menemui jalan buntu karena pihak penyelenggara tetap menolak menurunkannya," bunyi siaran pers resmi TNI AD, Kamis (5/11/2026).

Eskalasi Lemparan Batu dan Langkah Tembakan Peringatan

Penolakan keras warga memicu kenaikan tensi hingga berujung pada aksi penyerangan fisik. Massa yang tersulut emosi melempari petugas dengan batu.

Pasukan PHH (Pengendalian Huru-Hara) yang diterjunkan sempat mencoba membubarkan barisan warga dengan peralatan standar, namun desakan massa kian anarkis.

Lantaran posisi prajurit terdesak dan terancam, petugas mengambil prosedur pengamanan secara bertahap mulai dari tembakan peringatan munisi hampa hingga penggunaan munisi karet.

TNI AD Sampaikan Duka Cita dan Pantau Situasi

Setelah bentrokan terurai dan massa membubarkan diri, personel gabungan melucuti pengibaran simbol daerah tersebut di area perayaan.

Jajaran pimpinan klarifikasi TNI AD kasus Pidie menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban meninggal di Tiro Pidie, yakni Abzalul Riza yang telah dimakamkan di TPU Desa Dayah Kampong Baru pada Kamis dini hari.

TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan pemerintah daerah guna memastikan kondusifitas keamanan di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya tetap terjamin pascainsiden maut ini.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
PSMS Medan vs Persiraja: Eko Siapkan Rotasi, Bidik 3 Poin
Tragedi Maulid di Pidie Aceh: 1 Warga Tewas Usai Penembakan Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Mualem Temui Prabowo, Bahas Dana Otsus hingga Dana Abadi Eks GAM
Pasukan TNI Bergerak ke Jakarta dalam Jumlah Besar, Ada Apa? Ini Penjelasan Mabes TNI
Mualem Desak Pemerintah Pusat Segera Bereskan 3 Persoalan Aceh: Dana Otsus, Tanah Blang Padang hingga Bendera
Terbongkar! Lab Sabu di Aceh Pakai Kaleng Cat Palsu, Polisi Buru 2 Buronan