Rabu, 23 September 2026

BMKG: Hujan Guyur Sumut Senin 14 September, Waspada Banjir dan Longsor

Muchlis - Minggu, 13 September 2026 20:01 WIB
BMKG: Hujan Guyur Sumut Senin 14 September, Waspada Banjir dan Longsor
BMKG Sumut
Topikseru.com, Medan - Warga Sumatera Utara (Sumut) perlu menyiapkan diri menghadapi perubahan cuaca pada Senin (14/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di banyak wilayah Sumut sejak pagi hingga malam. Prakiraan tersebut disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah I, Ilham, di Medan, Minggu (13/9/2026). Sejumlah daerah bahkan berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang, sehingga masyarakat di kawasan rawan banjir dan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan. Secara umum, cuaca Sumatera Utara pada Senin pagi diprediksi berawan di sebagian wilayah. Namun, hujan ringan berpotensi turun di Humbang Hasundutan, Gunungsitoli, Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, dan wilayah sekitarnya.

Hujan Meluas pada Siang hingga Sore

Potensi hujan diperkirakan meningkat ketika memasuki siang hingga sore hari. BMKG memperkirakan hujan ringan sampai sedang terjadi hampir merata di Sumatera Utara. Beberapa daerah berpotensi mendapat hujan dengan intensitas sedang, antara lain Dairi, Deli Serdang, Karo, Langkat, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, dan Simalungun. Kondisi tersebut perlu diperhatikan terutama oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Bagi pengguna jalan, hujan dengan intensitas sedang juga dapat berdampak pada jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, terutama di wilayah yang memiliki kontur perbukitan atau berada di sekitar aliran sungai.

Malam Hari Masih Berpotensi Hujan

Cuaca basah diperkirakan belum berhenti setelah sore. Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara merata di wilayah Sumatera Utara (Sumut). BMKG secara khusus menyebut Langkat dan sekitarnya berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang. Memasuki dini hari, sebagian besar wilayah Sumut diprakirakan berawan. Meski demikian, peluang hujan ringan masih terbuka di Nias Barat, kawasan pantai timur, dan pantai barat Sumatera Utara. Dengan pola tersebut, warga tidak hanya perlu memperhatikan cuaca pagi, tetapi juga perubahan kondisi atmosfer sepanjang hari.

BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor

Di balik prakiraan hujan, ada risiko yang menjadi perhatian utama BMKG. Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di sejumlah zona geografis Sumatera Utara. Wilayah yang perlu mendapat perhatian meliputi pantai timur, pantai barat, kawasan pegunungan, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara. BMKG menyebut kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. "Waspada potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," ujar Ilham. Peringatan tersebut sejalan dengan prospek cuaca BMKG untuk periode 14–17 September 2026, yang menempatkan Sumatera Utara sebagai salah satu wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang.

Suhu Bisa Mencapai 34 Derajat Celsius

Di tengah potensi hujan, suhu udara di Sumatera Utara pada Senin diperkirakan berada dalam rentang 14 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan cukup tinggi, yakni 60 hingga 100 persen. Sementara angin bergerak dari tenggara hingga barat dengan kecepatan sekitar 5-20 kilometer per jam. Kombinasi suhu, kelembapan, dan dinamika atmosfer tersebut membuat perubahan kondisi cuaca tetap perlu diperhatikan dari pagi hingga malam.

Daerah Rawan Perlu Lebih Siaga

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah lereng, pegunungan, bantaran sungai, maupun kawasan yang memiliki riwayat genangan, hujan intensitas sedang patut menjadi perhatian lebih. Bukan berarti setiap wilayah yang diguyur hujan akan mengalami banjir atau longsor. Namun, hujan yang berlangsung berulang dapat meningkatkan risiko di lokasi yang memang memiliki kerentanan tinggi. Karena itu, masyarakat Sumut diimbau memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, khususnya ketika akan bepergian atau beraktivitas di luar rumah. Senin (14/9) diperkirakan bukan hari dengan cuaca ekstrem di seluruh Sumatera Utara. Namun, hujan yang berpotensi meluas, ditambah ancaman petir dan angin kencang di sejumlah zona, membuat kewaspadaan tetap menjadi kunci.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter