Selasa, 29 September 2026

Analis Pasar: Rupiah Spot akan Bergerak Fluktuatif dan Berpotensi Menguat Terbatas

Mhd Rabbani - Rabu, 17 Desember 2025 07:28 WIB
Analis Pasar: Rupiah Spot akan Bergerak Fluktuatif dan Berpotensi Menguat Terbatas
Rupiah
Topikseru.com - Pada perdagangan Selasa (16/12/2025) rupiah spot melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, rupiah spot ditutup melemah 0,14% ke level Rp16.690 per dolar AS. Dan berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) turun 0,14% ke Rp16.693 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.669 per dolar AS pada Senin (15/12). Menanggapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan indeks dolar AS di tengah fokus pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat. Pasar menantikan rilis data tenaga kerja non-pertanian serta inflasi AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan The Fed. Selain itu, perkembangan perundingan gencatan senjata Rusia–Ukraina turut mempengaruhi sentimen global, meski masih dibayangi ketidakpastian soal konsesi teritorial. Dari sisi domestik, Ibrahim menilai fundamental Indonesia relatif terjaga. Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat menurun secara bulanan dan didominasi ULN jangka panjang, mencerminkan pengelolaan yang tetap cermat. Meski demikian, sentimen global masih menjadi faktor dominan dalam pergerakan rupiah jangka pendek. Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dan berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Rabu (17/12) di kisaran Rp16.650–Rp16.690. Sementara itu, Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menilai, pelemahan rupiah dipicu sentimen risk-off di pasar saham Asia. Tekanan tersebut berasal dari kinerja perusahaan teknologi AS yang lebih rendah dari ekspektasi, sehingga menekan saham teknologi di kawasan. “Rupiah melemah terhadap dolar AS didorong oleh sentimen risk-off di pasar saham kawasan Asia, serta investor yang masih mengantisipasi data AS serta hasil RDG BI pada Rabu besok,” ujar Josua. Menjelang perdagangan Rabu (17/12/2025), pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI. Josua memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga di level 4,75% dengan tetap menjaga sikap kehati-hatian guna menopang stabilitas nilai tukar. Sejalan dengan itu, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 16.625–Rp 16.725 per dolar AS.

Sumber
:
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,83% Selama Sepekan, Inilah Prediksi Pekan Depan