Selasa, 29 September 2026

Analis Pasar: IHSG Besok Rawan Melanjutkan Tren Pelemahan dalam Jangka Pendek

Mhd Rabbani - Minggu, 17 Mei 2026 19:19 WIB
Analis Pasar: IHSG Besok Rawan Melanjutkan Tren Pelemahan dalam Jangka Pendek
IHSG
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Senin (18/5/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan koreksi seiring tekanan dari sentimen global dan domestik yang belum mereda. Pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026), IHSG ditutup melemah 1,98% ke level 6.723,32. Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pergerakan IHSG masih berada dalam tekanan dan rawan melanjutkan tren pelemahan dalam jangka pendek. “IHSG kami perkirakan masih rawan melanjutkan koreksinya dengan support di 6.682 dan resistance di 6.789,” kata Herditya. Menurut Herditya, terdapat sejumlah sentimen yang masih membayangi pergerakan pasar. Di antaranya adalah perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah. Tekanan jual dan potensi arus keluar dana asing terkait rebalancing indeks MSCI, serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Senada, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, mengatakan pelemahan IHSG tidak lepas dari dampak pengumuman review kuartalan indeks MSCI. “IHSG kembali melemah akibat pengumuman review kuartalan indeks MSCI, di mana sejumlah saham dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index,” jelasnya. Meski demikian, ia menilai tekanan dari aksi jual asing tidak sebesar yang sebelumnya dikhawatirkan pasar. Selain itu, status Indonesia yang masih bertahan di kategori emerging market juga turut menjaga optimisme investor. “Perkiraan foreign outflow tidak sebesar proyeksi awal, dan sebagian arus dana keluar sebelumnya sudah mengantisipasi langkah MSCI tersebut,” tambah Alrich. Dari sisi teknikal, ia melihat indikator masih menunjukkan tekanan lanjutan. “Pelebaran histogram negatif pada MACD masih berlanjut, diiringi stochastic RSI yang bergerak menuju area oversold,” ujarnya. Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji area support di kisaran 6.700 hingga 6.650 pada perdagangan awal pekan depan. Untuk rekomendasi saham, Herditya menyarankan pelaku pasar mencermati beberapa saham seperti DEWA di rentang harga Rp 540-Rp 595, INDY di Rp 3.160-Rp 3.440, serta WIFI di Rp 2.460-Rp 2.710.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290