Rabu, 23 September 2026

Sumatra Barat Pimpin Kunjungan Perpustakaan Nasional, Selisih 6,14 Poin di Atas Rata-rata Indonesia

ari tanjung - Sabtu, 18 Juli 2026 18:50 WIB
Sumatra Barat Pimpin Kunjungan Perpustakaan Nasional, Selisih 6,14 Poin di Atas Rata-rata Indonesia
Infografik: Sepuluh provinsi dengan tingkat kunjungan perpustakaan tertinggi di Indonesia berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025. Sumatra Barat menempati posisi pertama dengan tingkat kunjungan 17,75%, melampaui rata-rata nasional sebesar 11,61%. Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Susenas September 2025.

Topikseru.com, Padang - Perpustakaan masih menjadi ruang belajar yang digunakan masyarakat Indonesia. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 11,61% penduduk berusia lima tahun ke atas mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan sebelum survei.

Di tingkat provinsi, Sumatra Barat mencatat tingkat kunjungan tertinggi secara nasional, yakni 17,75%. Angka tersebut berada 6,14 poin persentase di atas rata-rata nasional atau sekitar 1,53 kali lebih tinggi dibanding capaian Indonesia.

Sepuluh Provinsi dengan Kunjungan Perpustakaan Tertinggi

Berdasarkan data Susenas September 2025, berikut provinsi dengan proporsi penduduk yang mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan terakhir.

Peringkat Provinsi Persentase
1 Sumatra Barat 17,75%
2 DI Yogyakarta 16,78%
3 DKI Jakarta 16,05%
4 Kepulauan Bangka Belitung 15,44%
5 Aceh 15,32%
6 Nusa Tenggara Barat 15,13%
7 Bengkulu 14,46%
8 Kalimantan Utara 13,98%
9 Sulawesi Selatan 13,46%
10 Kalimantan Selatan 13,27%

Seluruh provinsi dalam daftar tersebut mencatat tingkat kunjungan yang berada di atas rata-rata nasional sebesar 11,61%.

Selisih Antardaerah Relatif Tipis

Perbedaan antara provinsi peringkat pertama dan kedua mencapai 0,97 poin persentase, sementara jarak antara posisi kedua dan ketiga sebesar 0,73 poin. Adapun selisih antara peringkat pertama dan kesepuluh mencapai 4,48 poin persentase.

Rentang tersebut menunjukkan bahwa kelompok provinsi dengan tingkat kunjungan tertinggi memiliki capaian yang relatif berdekatan, meski Sumatra Barat tetap menjadi pemimpin nasional.

Tujuh dari Sepuluh Provinsi Berasal dari Luar Jawa

Komposisi daerah dalam daftar menunjukkan dominasi provinsi di luar Pulau Jawa.

Dari sepuluh provinsi dengan tingkat kunjungan perpustakaan tertinggi, tujuh berasal dari luar Jawa, yaitu:

  • Sumatra Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Aceh
  • Nusa Tenggara Barat
  • Bengkulu
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Kalimantan Selatan

Sementara Pulau Jawa diwakili oleh DI Yogyakarta dan DKI Jakarta.

Komposisi ini mengindikasikan bahwa tingkat pemanfaatan perpustakaan tidak hanya terkonsentrasi di pusat-pusat metropolitan atau wilayah dengan jumlah perguruan tinggi terbesar.

Empat Provinsi Mencatat Angka di Atas 15%

Sebanyak empat provinsi membukukan tingkat kunjungan di atas 15%, yaitu:

  • Sumatra Barat (17,75%)
  • DI Yogyakarta (16,78%)
  • DKI Jakarta (16,05%)
  • Kepulauan Bangka Belitung (15,44%)

Aceh berada sangat dekat dengan kelompok tersebut melalui capaian 15,32%, disusul Nusa Tenggara Barat sebesar 15,13%.

Gambaran Nasional

Secara nasional, 11,61% penduduk usia lima tahun ke atas mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan sebelum pelaksanaan Susenas September 2025. Artinya, sekitar satu dari sembilan penduduk tercatat memanfaatkan layanan perpustakaan pada periode tersebut.

Data ini menggambarkan variasi tingkat pemanfaatan perpustakaan antarprovinsi, dengan seluruh daerah dalam daftar 10 besar mencatat persentase yang melampaui rata-rata nasional

Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
Ekspor Sumut Makin Kuat, China Jadi Pasar Terbesar dengan Nilai US$1,32 Miliar
Penumpang Transportasi Sumut Meningkat pada Juni 2026, Kualanamu Catat 179.694 Penumpang Domestik
Kunjungan Wisman ke Sumut Turun 17,76 Persen pada Juni 2026, Capai 148.102 pada Semester I
Daftar 10 Provinsi dengan Kemiskinan Tertinggi di Indonesia Maret 2026
Angkatan Kerja Sumatera Utara Mei 2026 Bertambah 28 Ribu Orang, TPT Tercatat 5,03 Persen
Data BPS Mei 2026: Rata-Rata Gaji Buruh Rp3,39 Juta, Selisih Upah Pria dan Wanita Masih Lebar