Rabu, 23 September 2026

Hasto Kristiyanto Mendaki Pusuk Buhit, Refleksi Jelang HUT RI ke-81

Muchlis - Minggu, 16 Agustus 2026 23:25 WIB
Hasto Kristiyanto Mendaki Pusuk Buhit, Refleksi Jelang HUT RI ke-81
Hasto Kristiyanto mendaki Pusuk Buhit Samosir menjelang HUT RI ke-81
Topikseru.com, Samosir - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memilih jalur pendakian Pusuk Buhit, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, untuk mengisi momentum menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bukan sekadar aktivitas fisik, pendakian yang dilakukan pada Sabtu (15/8/2026) malam itu dimanfaatkan Hasto sebagai ruang perenungan terhadap perjalanan bangsa sekaligus mengenang jasa para pendiri dan pahlawan Indonesia. Dari kawasan Pusuk Buhit, Hasto menyampaikan doa untuk para Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno dan Mohammad Hatta, para pahlawan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, kader partai, hingga seluruh masyarakat Indonesia. "Kita doakan Bung Karno, Bung Hatta, dan seluruh para pahlawan bangsa. Kita doakan Ibu Megawati Soekarnoputri, dan seluruh jajaran simpatisan, anggota dan kader PDI Perjuangan, serta rakyat Indonesia," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).

Pusuk Buhit Jadi Tempat Hasto Merenungkan Makna Kemerdekaan

Hasto tidak sendirian dalam pendakian tersebut. Ia didampingi Sediaman Limbong menuju kawasan Pusuk Buhit yang berada di ketinggian sekitar 1.982 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sejumlah tokoh PDI Perjuangan turut mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon. Pengurus serta kader partai juga ikut dalam rombongan pendakian. Bagi Hasto, Pusuk Buhit Samosir bukan hanya destinasi yang menawarkan perjalanan fisik menuju ketinggian. Lokasi tersebut menjadi tempat untuk kembali mengingat gagasan dan perjuangan yang melandasi berdirinya bangsa Indonesia. Dia menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut, menurut Hasto, perlu menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat perjuangan dan pemikiran para pendiri bangsa.

Hasto Bicara Keadilan hingga Kehidupan Layak

Rangkaian pendakian berakhir sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah menyelesaikan perjalanan, Hasto menyampaikan harapannya agar nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan semakin kuat dalam kehidupan berbangsa. Dia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga penghidupan yang layak. "Berdoa agar kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan betul-betul ditegakkan, dan seluruh pemimpin berjuang membebaskan rakyat marhaen. Pendidikan, kesehatan, dan penghidupan yang layak secara kemanusiaan. Rakyat kecil dihormati dengan seluruh martabatnya," ujar Hasto. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari refleksi Hasto terhadap arah perjuangan bangsa memasuki usia 81 tahun Indonesia merdeka. Dia berharap nilai-nilai yang diperjuangkan para pendiri negara tetap menjadi pijakan dalam kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

Merah Putih hingga Simbol Budaya Batak

Selama berada di kawasan Pusuk Buhit, Hasto juga melihat keberadaan Bendera Merah Putih. Selain itu, terdapat pula bendera dengan warna putih, merah, dan hitam yang menjadi bagian dari simbol kebudayaan Batak. Keberadaan berbagai simbol tersebut turut menjadi bagian dari suasana refleksi menjelang hari kemerdekaan. Pusuk Buhit sendiri memiliki posisi penting dalam konteks budaya Batak, sehingga lokasi pendakian memberikan latar yang berbeda bagi kegiatan Hasto menjelang peringatan kemerdekaan.

Hasto Harap HUT RI Perkuat Persatuan

Melalui momentum HUT RI ke-81, Hasto berharap masyarakat Indonesia semakin memperkuat persatuan. Ia juga ingin semangat kemerdekaan diterjemahkan ke dalam komitmen untuk memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan. Selain itu, pendidikan, kesehatan, serta kehidupan yang layak bagi masyarakat menjadi sejumlah hal yang menurutnya perlu terus diperhatikan. Pendakian Pusuk Buhit Samosir tersebut akhirnya tidak hanya menjadi perjalanan menuju salah satu kawasan berketinggian di Sumatera Utara. Bagi Hasto, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak, mengenang perjuangan para pendiri bangsa, serta mengingat kembali cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
5 Hektare Lahan di Samosir Terbakar, BPBD Pastikan Tak Ada Korban
Viral Cari Botol Bekas Saat HUT RI, Nenek Emi Didatangi PERMEDSU dan Dapat Bantuan
Prabowo Minta Para Komandan Upacara HUT ke-81 RI Menghadap Usai Bendera Diturunkan
Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Penurunan Bendera HUT RI
18.078 Warga Binaan Sumut Dapat Remisi HUT RI, 555 Langsung Bebas
KAI Sumut dan PMI Tebing Tinggi Gelar Donor Darah, 30 Pendonor Ikut Berpartisipasi