Jumat, 30 Oktober 2026

Gubsu Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan

Agus Supratman - Jumat, 30 Oktober 2026 09:45 WIB
Gubsu Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan
Sumber: Dinas Kominfo Sumut
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meninjau Jaringan Irigasi Afia di Desa Nazalou Lolowua Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026). Jaringan Irigasi tersebut merupakan anggaran dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sumut yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketersediaan air bagi warga.

Topikseru.com, Gunungsitoli – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berdialog langsung dengan petani dan tokoh masyarakat saat meninjau rehabilitasi jaringan irigasi Afia di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli.

Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari harga pupuk bersubsidi, keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan), kebutuhan alat pengering gabah hingga perbaikan bendungan induk.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tetehosi Zega, Harozeki Zega, menyampaikan aspirasi mengenai tingginya harga pupuk bersubsidi di tingkat pengecer, keterbatasan traktor dan mesin perontok padi (power thresher), kebutuhan alat pengering (dryer), serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu yang dibangun sejak tahun 1980-an.

Baca Juga:

Menanggapi keluhan mengenai harga pupuk yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), Bobby mendorong langkah penyelesaian secara permanen melalui koordinasi pemerintah daerah dengan para distributor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menyarankan agar Wali Kota Gunungsitoli memanggil para distributor bersama Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk membahas kesepakatan batas atas harga eceran yang mempertimbangkan biaya distribusi antarwilayah.

"Kita ingin solusi yang permanen dan adil bagi semua pihak. Pembangunan irigasi ini adalah langkah awal, dan kita akan terus dampingi agar hasil panen petani terus meningkat," tegas Bobby di hadapan warga, Kamis (29/10/2026).

Bobby juga merespons permohonan bantuan alsintan dan alat pengering gabah dengan menginstruksikan Dinas Pertanian Provinsi Sumut memetakan kebutuhan riil petani. Pemetaan tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.

"Saya minta Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara untuk menghitung kebutuhan alat berdasarkan luas lahan efektif persawahan sebesar 254 hektar, dan pada Bapak Walikota untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED) dan pengajuan teknis agar Pemprov Sumut dapat mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang," katanya.

Selain dukungan pupuk dan alsintan, aspirasi petani juga mencakup peningkatan jalan usaha tani serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu. Berbagai kebutuhan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota sesuai kewenangan masing-masing.

Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli menyambut positif kehadiran Gubernur Sumut di tengah-tengah petani. Ia menegaskan komitmen Pemko Gunungsitoli melalui penyuluh pertanian untuk terus mendampingi petani dalam mengoptimalkan lahan baku persawahan seluas 254 hektar di kawasan Afia.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Mentan Amran Bongkar Dugaan Oplosan 600 Ton Beras SPHP, Mafia Pangan Diburu!
ASN Dilarang Menggunakan Vape? Ini Alasan dan Dampak Aturan yang Jadi Sorotan
Dua Petani Perempuan Indonesia Raih Penghargaan FAO 2026, Ini Inovasi Mereka
Gubernur Sumut Perbaiki Jalan 20 Tahun Terbengkalai di Labusel, Rampung Akhir 2026
Bobby Nasution Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kabut Asap di Sumut, Danau Toba Jadi Sasaran Awal
Sumut Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Terus Perkuat Perlindungan Pekerja